Archive for the ‘asli suroboyo’ Category

Menjelang peringatan hari pahlawan

Jumat, Nopember 5th, 2010

Hampir di seluruh jalan jalan baik itu jalan utama maupun jalan kampung kini tampak pemuda pemuda yang melakukan latihan gerak jalan. Jika saya cermati bahkan ada beberapa tim yang membuat Yel yel atau nyanyian penyemangat sendiri. Walaupun kadang yang dilakukan mereka membikin jalan macet tapi semua orang surabaya bakal memaklumi dengan apa yang mereka lakukan, bahkan ada beberapa masyarakat yang memberi minuman gratis buat tim tim ini agar mereka tambah semangat latihanya.

Tanggal 10 November diperingati sebagai hari pahlawan hal ini tak lepas dari Sejarah pemuda Surabaya yang dulu berjuang mempertahankan kota surabaya dalam mengusir tentara Inggris.

Kini untuk memperingati hari pahlawan tiap tahun Pemerintah kota mengadakan acara gerak jalan Mojokerto Suroboyo. Gerak Jalan ini awalnya diadakan tahun 1957 dari kota Pandaan ke Surabaya. Lalu tahun 1961 berhenti, lalu baru dimulai lagi tahun 1968 dari kota Mojokerto ke Surabaya, sampai sekarang.Gerak jalan tradisional Mojokerto Surabaya ini. Karena agar generasi muda dapat mengenal bagaimana perjuangan para pendahulunya dalam memperjuangkan kemerdekaan. (sumber : epochtimes)

Menurut informasi dari Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur menargetkan sebanyak 11.000 peserta akan ambil bagian dalam lomba gerak jalan Mojokerto-Surabaya pada 13 November 2010, karena melihat dari peserta tahun lalu mencapai 10.000 orang baik perorangan maupun kelompok.

Pendfataran yang sudah dibuka sejak 11 Oktober lalu sudah banyak di ikuti  oleh masyarakat kota surabaya.Seperti tahun-tahun sebelumnya, lomba gerak jalan tradisional ini rencananya diawali dengan konvoi sepeda kuno yang melibatkan lebih kurang 2.000 peserta.Gubernur Jatim Soekarwo yang memberangkatkan peserta dari Alun-Alun Kota Mojokerto, dijadwalkan juga ikut melakukan gerak jalan dengan jajaran Forum Pimpinan Daerah hingga sejauh 5 km sampai Balai Kota Mojokerto.

sumber :

1. epochtimes

2. antara jatim



Selamat hari raya idul fitri 1431H

Kamis, September 9th, 2010

Dhahar kupat kuahipun santen,
menawi wonten lepat nyuwun pangapunten
mugi2 kabeh duso2 dilebur ing dinten riyoyo niki,Nyuwun gunging pangapunten,
Mugi kito
kanugrahan jatining fitrah saking Gusti ingkang Maha Mirah,
Amien …

Ngaturaken
wilujeng Ied Fitri 1431H

Boso Betawine

opor ayam tape ragi,
kue nastar kue betawi,
mpo aye org awam,aye mohon dimengerti
klo aye sempat kasar atawe berani,
mohon diampuni …

Boso Cinone

Suí zhe guāngxiàn de kuān xiànqí shào wǎ lè,
Wǒ gěi maafku lahirmu zhēnchéng,
Qǐng nǐ yuánliàng, wǒ shēn wéi wǒ xiǎng,
Kāizhāi jié kuàilè Idul fēi tè lǐ 1 Syawal 1431H,
Dān bǎo yuán, ài jīn wò ēr mǎ faizin
Wǒmen hěn bàoqiàn wèi wàibù hé nèibù.

Boso Inggrise

I’d like to wish you a holy Iedul Fitri and express my cincerest apology,
I beg your mercy for all of my sins,
May Us be fitri …

Boso Arabe

سعيد هاري رايا عيد الفطر 1431 هاعتذر ولدنا والداخلية…

Taqqobalallahu minna wa minkum,
Shiyamana wa shiyamakum,
Selamat Hari raya Idul Fitri 1431H
Mohon Maaf Lahir dan Batin …

By. Deddy Pujo Hartono

Sarip Tambak Oso

Jumat, September 3rd, 2010

Akhirnya selesai juga baca kisah tokoh legendaris asli Jawa Timur di Salah satu Koran di Surabaya. Sebuah kisah kepahlawanan dari arek arek Suroboyo di Jaman Penjajahan Belanda. Kisah seperti si pitung seorang jagoan silat, tetapi juga seorang perampok orang orang kaya yang bekerja sama dengan kumpeni dan hasilnya diberikan pada masyarakat miskin.

Tokoh ini adalah Sarip Tambak Oso, nama Jagoan di Daerah Gedangan Sidorjo. Dusun Tambak Oso dibagi menjadi 2 wilayah yaitu Wetan Kali (sungai bagian Timur) dan Kulon Kali (Sungai Bagian Barat). Wilayah Kulon Kali dikuasai oleh seorang Jago Silat bernama Paidi yang memiliki senjata andalan yaitu Jagang Baceman. Dan wilayah Wetan kali dikuasai oleh Sarip sendiri.

Sarip sangat membenci para penjajah dan antek anteknya yang juga masyarakat pribumi yang bekerjasama dengan para kompeni. Para juragan kaya yang terbilang tega juga ikut menyengsarakan masyarakat miskin di daerahnya. Karena bantuan Belanda para juragan kaya ini juga ikut menjajah masyarakat Tambak Oso.

Sarip Merampok dari kampung ke kampung dan dibantu teman teman yang sepaham denganya dan memiliki ilmu kanuragan sehingga memudahkan setiap aksinya. Tetapi aksinya ini akhirnya diketahuinya oleh ibunya. Sarip dalam melakukan setiap aksinya tidak pernah berada di kampungnya sendiri, karena takut bila ibunya sampai mengetahui perbuatanya. Karena sarip adalah seorang yang patuh dan takut pada orang tua terutama ibunya.

Ibu Sarip adalah istri dari seorang jago silat juga yang melakukan semedi sehingga memiliki ilmu kanuragan. Ayah Sarip melakukan semedi suatu tempat basah tetapi tanahnya tetap kering. Dan letaknya berada di Gua gua di Sungai yang membelah Dusun tambak Oso. Lemah atau tanah tersebut diberikan pada ibu sarip dan sarip sendiri untuk dimakan yang nantinya menjadi jimat buat Sarip.

Sarip Memiliki Paman bernama Ridwan seorang Juragan Tambak yang dipasrahi untuk mengelola tambak milik peninggalan ayah Sarip. Karena keserakahan dan kelicikan Paman Sarip sehingga membuat perjajian rahasia dengan Pejabat Belanda yaitu Kapten Hansen. Perjanjian antara Kapten Hansen dan Paman Sarip menjadi sebuah kerugian Sendiri pada Ibu Sarip. Dengan alasan bahwa Tambak itu merupakan Milik Ibu Sarip seharusnya semua pajak ditanggung ibu sarip, padahal Ibu Sarip dalam beberapa bulan terakhir tidak mendapatkan setoran hasil dari Ridwan sebagai Pengelola.

Paman Sarip berani melakukan hal ini karena tahu bahwa Sarip sedang tidak berada di Desa tersebut. Dengan perilaku paman Ridwan, Sarip menjadi berang dan berusaha menagih uang yang seharusnya menjadi Hak Ibunya. Paman Sarip berani melakukan hal ini karena selain ada dukungan pejabat Belanda juga ada dukungan dari Jagoan Kulon Kali yaitu Paidi yang bekerja pada Paman Sarip sebagai Kusir dan juga pengawal pribadi.

Paidi sendiri bersedia menjadi anak buah Ridwan karena berharap dapat menjadi Suami Saropah anak Juragan Ridwan. Paidi dan Sarip sebenarnya tidak ingin saling mengusik dan bersedia menjadi Jagoan di tiap wilayahnya tetapi karena urusan ini menjadi pertarungan yang menantang bagi mereka. Pertarungan Dua jagoan ini terjadi di Sungai tambak Oso pada malam hari dimana tidak ada penduduk yang mengetahui, tetapi ternyata Senjata jagang Baceman lebih tangguh dari Senjata Sarip yang berupa belati. Saripun tewas ditangan Paidi dan dibuang di Sungai Tambak Oso.

Pikiran Paidipun lebih tenang karena merasa Bahwa persaingan yang selama ini terjadi tuntas sudah. Jagoan Wetan dan Kulon Kali sekarang sudah berganti menjadi Jagoan Tambak Oso. Orang yang mengetahui kematiannya selain Paidi adalah mak e Sarip sendiri. Karena Ritual yang dilakukan ayah Sarip tersebut menjadikan Jimat buat Sarip. Dan dengan doa Ibu Sarip, Saripun bisa hidup lagi dan luka yang berada di tubuh Saripun hilang tampa bekas. Mak e Sarip sengaja tidak bercerita pada Sarip karena kuatir Sarip menjadi Sombong

Bersambung……………………….

Ulang tahun Surabaya

Rabu, Juni 30th, 2010

suro-dan-boyo

Tanggal 31 Mei 717 tahun yang lalu
tentara Raden Wijaya dari Mojopahit memenangkan peperangan melawan
tentara Tar-tar yang dikomandani Khu Bilai Khan dari Cina dan berhasil
mengusirnya dari Hujunggaluh, nama desa di muara Kalimas.

Dengan adanya sejarah tersebut maka sejak tahun 1975 Walikota
Surabaya, R.Soekotjo waktu itu mengusulkan kepada DPRD (Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah) Kota Surabaya untuk menetapkan Hari Jadi Surabaya
tanggal 31 Mei 1293. (lagi…)

Bonek Forever

Rabu, Juni 30th, 2010

14341_1211008280257_1380244595_30745118_1096933_n

Tulisan ini nggak bermaksud untuk provokasi, karena santer dengan berita tentang bonek yang melakukan tindakan anarkis dan hampir dibenci oleh para superter maupun penduduk Indonesia. Saya ini yang merupakan fans bonek yang kebetulan seorang blogger hanya ingin mencoba mengenalkan kota Surabaya lewat tulisan di blog, berhubung themes blog ini mengenai bola sehingga sebagai tanggung jawab moral saya  memberikan penjelasan tentang bonek. (lagi…)